Pemain membayar bandar MBS untuk memutar roda roulette agar menang di nomer favoritnya,
Setelah mengenal seorang bandar di kasino Marina Bay Sands yang sering dikunjunginya, seorang penjudi menyarankan untuk memberinya tip jika dia berhasil memutar roda roulette sesuai keinginannya.
Hasilnya, dia memenangkan S$2.330 (US$1.700) dari 174 permainan di bawah bandar tersebut.
Dia termasuk diperkenalkan ke bandar kedua, memenangkan Thor138 S$1.215 untuk 18 permainan yang dia mainkan di meja roulette bandar ini.
Kolusi di pada ketiga warga Singapura itu terungkap lewat pemeriksaan rutin oleh departemen pengawasan MBS.
Penjudi, Daniel Koh Tze Zhou yang berusia 33 tahun, dijatuhi hukuman penjara 28 minggu terhadap hari Senin (23 Oktober).
Dia mengaku bersalah atas dua tuduhan berdasarkan Undang-Undang Pengawasan Kasino gara-gara berkolusi bersama dengan bandar untuk menipu selagi bermain roulette.
Salah satu bandar, Soh Xuan Rong yang berusia 25 tahun, mengaku bersalah atas tuduhan serupa dan dijatuhi hukuman penjara sepanjang 28 minggu.
Bandar lainnya, Ting Zhi Ping Marcus yang berusia 27 tahun, dipenjara sesudah sidang pengadilan sebelumnya.
KASUS
Pengadilan mendengar bahwa Soh bekerja sebagai bandar di tidak benar satu meja roulette saat ia jelas bahwa Koh miliki langkah unik di dalam menempatkan taruhan.
Ia akan menempatkan taruhan cuma terhadap tiga angka yang bersebelahan di roda roulette – 32, 15 dan 19 – angka favoritnya.
Soh mulai mengobrol bersama dengan Koh saat ia bermain di mejanya dan mereka bertukar nomer kontak.
Soh lantas menyarankan untuk menginvestasikan uang bersama dengan Koh di dalam permainan roulette, agar ia sanggup meraih anggota dari kemenangannya.
Koh menolak sarannya. Ia mengajukan usulan balasan untuk memberinya tip sebesar S$70 setiap kali Soh berhasil memutar roda agar bola jatuh ke tidak benar satu dari tiga angka favoritnya. Mereka sepakat bahwa tip akan dibayarkan di luar kasino.
Beberapa selagi sesudah Februari 2021, Soh mengajak rekannya, Ting, untuk ikut serta di dalam pertunjukan itu.
Koh akan menghubungi Soh untuk mencari jelas kapan dia atau Ting tengah bekerja, manfaatkan manfaat pembicaraan rahasia yang sanggup menghancurkan diri sendiri di Telegram untuk berkomunikasi.
Setiap kali Soh atau Ting memutar roda roulette agar bola mendarat di angka favoritnya, Koh akan memberikan tip kepada Soh di luar kasino MBS.
Antara 1 Juli 2021 dan 12 Juli 2021, Koh memainkan 174 permainan roulette di meja Soh. Secara total, ia memenangkan S$2.330.
Keuntungan bersih terbesarnya di dalam satu hari adalah S$4.305, selagi kerugian terbesarnya adalah S$5.000, terhadap hari saat ia memainkan 22 permainan dan tidak memenangkan apa pun.
Ia membayar Soh sekitar S$1.000 secara keseluruhan sebagai “tip” atas bantuannya.
Pada 2 Juli 2021, Koh bermain di meja rolet Ting di kasino, merampungkan 18 permainan dan bertaruh cuma terhadap nomer favoritnya.
Ia memenangkan keseluruhan S$1.215 untuk permainan yang dimainkannya dan membayar Ting S$50 sebagai tip.
Selama th. 2021, ia berkolusi bersama dengan Ting terhadap peluang lain, membayarnya pada S$500 dan S$1.000 untuk bantuannya.
Kolusi selanjutnya terbongkar oleh departemen pengawasan MBS dan laporan polisi yang dibikin terhadap akhir Juli 2021.
ARGUMEN HUKUMAN
Jaksa menuntut hukuman penjara 30 hingga 40 minggu untuk Koh dan Soh, bersama dengan menyatakan Koh adalah dalang skema tersebut, yang miliki tingkat rencana dan rencana yang tinggi.
Pengacara pembela Wasiur Rehman meminta hukuman penjara yang lebih rendah untuk Soh, bersama dengan menyatakan kliennya sudah mendonorkan darah tiga kali, menyesal, dan sudah membayar ganti rugi secara penuh.
Pengacara Koh, Tn. Navin Naidu, berpendapat bahwa kliennya mesti dijatuhi hukuman penjara yang serupa atas tuduhan yang perihal bersama dengan Soh dan Ting.
Ia menyatakan kliennya bukanlah dalang. Sebaliknya, Soh adalah karyawan kasino dan orang yang menyeret Ting ke di dalam skema tersebut.
Sejak awal, Soh-lah yang dambakan mengantongi kemenangan pelanggan, kata Tn. Naidu, bersama dengan menyatakan bahwa jaksa penuntut meremehkan “kesalahan besar” yang dilakukannya.
“Soh adalah karyawan kasino. Secara efektif, seorang penjaga gerbang sudah mendobrak gerbang tersebut,” kata Tn. Naidu. “Klien aku bukanlah karyawan kasino.”
Sebagai tanggapan, jaksa penuntut menyatakan bahwa biarpun Koh tidak miliki kewajiban sebagai karyawan, dialah yang menyusun skema selanjutnya dan capai kesepakatan bersama dengan dua bandar.