https://fuelpumpexpress.com

Hotel Air Terjun Hunas: Penginapan Eksklusif di Tengah Keindahan Alam

Hotel Air Terjun Hunas: Penginapan Eksklusif di Tengah Keindahan Alam

Bahasa Indonesia: Hunas Falls Hotel adalah hotel butik di Elkaduwa, Sri Lanka. Hotel ini terletak sekitar 23 kilometer (14 mil) dari Matale dan sekitar 24 kilometer (15 mil) dari Kandy, di Distrik Matale. Hunnas Falls yang eponim terletak di lahan hotel. Hunas Holdings PLC (sebelumnya dikenal sebagai Hunas Falls Hotels PLC) adalah pemilik dan operator hotel. Hunas Falls Hotel dibuka pada tahun 1971 dengan kehadiran perdana menteri Sirimavo Bandaranaike.

Pemerintah mengambil alih kendali hotel pada tahun 1976 dari Colombo Commercial Company. Selanjutnya, hotel tersebut diprivatisasi pada tahun 1991 dan perusahaan patungan Hayleys-Jetwing memperoleh saham pengendali. Hunas Falls Hotels Ltd terdaftar di Bursa Efek Kolombo pada tahun 1993. Jetwing mengelola Hunas Falls Hotel dengan nama mereknya. Ketika Hayleys mengakuisisi Amaya Leisure, Amaya mengambil alih pengelolaan hotel tersebut.

Pada tahun 2019, Hayleys menerima tawaran dari Serenity Lake Leisure, sebuah perusahaan investasi Jepang, untuk membeli hotel tersebut. Hayleys menerima tawaran yang bernilai LKR700 juta dengan harga LKR187 per saham. Hunas Falls Hotels PLC mengubah namanya menjadi Hunas Holdings pada bulan Februari 2022. Pada tahun 2023, perusahaan tersebut menandatangani perjanjian dengan Azotels untuk mengembangkan vila mewah dan mengelola hotel tersebut. Hotel tersebut memiliki 28 kamar dan tiga suite. Fasilitas hotel tersebut meliputi lapangan golf enam lubang.

Sejarah

Hunas Falls Hotel mulai beroperasi pada tahun 1971. Perdana Menteri Sirimavo Bandaranaike menghadiri upacara pembukaan. Hotel dan Hunasgiriya Estate diambil alih oleh Pemerintah Sri Lanka pada tahun 1976 dari Colombo Commercial visit us Company. Hunas Falls Hotel diprivatisasi pada tahun 1991 seharga LKR12 juta. Investor korporat mengalokasikan 60% saham, sementara penerbitan saham publik sebesar 30%. Sebuah usaha patungan Hayleys-Jetwing mengakuisisi mayoritas saham. Perusahaan hotel tersebut terdaftar di Bursa Efek Kolombo pada tahun 1993.

Setelah akuisisi tersebut, Jetwing mengelola Hunas Falls Hotel dengan merek hotelnya. Pada tahun 2009, Hayleys meningkatkan kepemilikannya di hotel tersebut menjadi 50,1% dari 46,9%. Pada tahun yang sama, Hayleys melepaskan kepemilikannya di Lighthouse Hotel, Vil Uyana, dan Seashells Hotel (sekarang dikenal sebagai Jetwing Sea) sambil mengakuisisi saham pengendali di Ceylon Continental Hotel. Setelah Hayleys mengakuisisi Amaya Leisure, Amaya mengambil alih pengelolaan Hunas Falls Hotel.

Bahasa Indonesia: Pada bulan Januari 2019, Hunas Falls Hotels PLC mengumumkan bahwa perusahaan telah menerima tawaran dari calon pembeli untuk membeli seluruh kepemilikan sahamnya sebesar 66,2%. Pada saat itu, Carbotels, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hayleys, memegang 50,22% saham, dan Amaya Leisure memegang 15,98%. Mengingat pengumuman tersebut, harga saham perusahaan mencapai rekor tertinggi. Beberapa hari kemudian, perusahaan mengumumkan telah menerima tawaran tersebut dan menandatangani perjanjian jual beli dengan Serenity Lake Leisure, sebuah perusahaan investasi Jepang. Nilai transaksi tersebut hampir LKR700 juta pada LKR187 per saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.